PT Suksesindo melarang keras berbagai macam bentuk gratifikasi dalam proses rekrutmen!

Seni Menerima Kritik di Kantor: Jadikan Batu Pijakan, Bukan Beban Pikiran

By Suksesindo | 30 Jul 2026

Mendengar kalimat, "Bisa kita revisi bagian ini?" atau "Kinerjamu bulan ini sedikit menurun," sering kali membuat perut terasa mulas. Menerima kritik, terutama di lingkungan kerja, memang bukan hal yang mudah. Wajar jika respons pertama kita adalah merasa defensif atau bahkan tersinggung. Namun, bagaimana cara kita merespons kritik itulah yang membedakan seorang profesional sejati dengan yang amatir.

Langkah pertama dalam seni menerima kritik adalah mengubah mindset atau pola pikir. Pisahkan antara dirimu secara personal dengan hasil kerjamu. Ketika atasan atau rekan kerja memberikan masukan negatif terhadap presentasimu, mereka sedang mengkritik "karyanya", bukan sedang menyerang kepribadianmu.

Kritik yang konstruktif sejatinya adalah informasi gratis yang bisa mempercepat proses belajarmu. Jika kamu menghindarinya, kamu akan terjebak di zona nyaman dan kesulitan untuk upgrade keahlian.

Ketika dikritik, cobalah terapkan jeda. Tarik napas dalam-dalam dan jangan buru-buru menjawab dengan emosi. Dengarkan secara aktif apa yang disampaikan, lalu ucapkan terima kasih atas masukannya.

Jika ada bagian dari kritik tersebut yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya dengan nada yang netral, "Kira-kira di bagian mana yang ekspektasinya belum sesuai agar saya bisa perbaiki?" Dengan menjadikan kritik sebagai batu pijakan untuk evaluasi, kamu perlahan sedang membangun mental tangguh yang sangat dibutuhkan di kerasnya dunia kerja.

Cari Lowongan

Temukan peluang karir Anda dengan kami!

Jelajahi ribuan lowongan kerja yang cocok dengan profesimu.

CARI LOWONGAN